Wisuda 171 Siswa Nahdlatul Wathan Jakarta: Cetak Generasi Unggul Berakhlak Mulia
JAKARTA, SinarLIMA – Yayasan Mi'rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelaraskan kecerdasan intelektual dan kemuliaan akhlak. Hal tersebut dibuktikan melalui perhelatan akbar Tasyakuran dan Wisuda Kelulusan Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026 (20 Dzulhijjah 1447 H) di kompleks pendidikan Nahdlatul Wathan, Penggilingan, Jakarta Timur.
Acara khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Suhaidi, SQ beserta istri Hajah Siti Soda, Sekretaris Yayasan Haji Kristianto, ATD, MT, serta Bendahara Yayasan Dr. Haji Miftahudin, LC, MA.
Turut hadir memberikan penguatan akademik dan kelembagaan, Dr. H. Muslihan Habib, MA selaku Pengawas Pendidikan Yayasan Mi'rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta, yang juga merupakan Direktur Media SinarLIMA sekaligus Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PW NWDI) DKI Jakarta. Hadir pula mendampingi, Ibu Dra. Rahma Hidayati selaku dewan pendidikan yayasan, Pengawas Sekolah dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah Jakarta Timur 1 Ibu Dra. Almarisa Siburian, MM, serta Ketua RW 03 Bapak Suherman.
Laporan Ketua Panitia: 171 Wisudawan Siap Mengabdi
Ketua Panitia, Ibu Yuli Sofiyati, S.Pd, MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun ini yayasan meluluskan sebanyak 171 wisudawan yang tersebar di berbagai jenjang, meliputi: Madrasah Diniyah (5 siswa), TK (18 siswa), SD (35 siswa), SMP (88 siswa), dan SMA (25 siswa).
"Harapan kami selaku panitia, putra-putri yang telah lulus dari Nahdlatul Wathan mendapatkan ilmu yang barokah dan bermanfaat, serta mampu membawa akhlak mulia di mana pun mereka berada," ujar Ibu Yuli, yang juga mengajak para wali murid untuk melanjutkan pendidikan anak-anak mereka di lingkungan Nahdlatul Wathan demi keberlanjutan pembinaan karakter.
Cerita Unik Wali Murid: Dari "Ngopi" Langsung ke Podium
Suasana haru sekaligus penuh kehangatan terasa saat perwakilan wali murid SMA, Bapak Asep Ali Irwan, memberikan sambutan. Ia sempat memancing senyum hadirin ketika menceritakan bahwa mandat untuk memberikan sambutan ini datang secara mendadak.
"Saya ini ditunjuk oleh pihak sekolah secara dadakan sekali, tidak ada persiapan sama sekali. Tadi saya sedang asyik ngopi di belakang, tahu-tahu dipanggil untuk maju memberikan sambutan, Masya Allah," ungkap Bapak Asep disambut tawa hangat dari para guru dan wali murid.
Meski tanpa persiapan, Bapak Asep menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dedikasi tanpa pamrih dari para pendidik di Nahdlatul Wathan.
"Rasa-rasanya saya tidak pantas berdiri di sini, namun ini adalah sebuah kehormatan. Tidak terasa, putra-putri kami ada yang sudah 6 tahun dan 3 tahun menimba ilmu di sini. Hari ini mereka berhasil menyelesaikan pendidikannya. Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada segenap dewan guru dan pembina Yayasan Mi'rajush Shibyan Nahdlatul Wathan yang telah mendidik, membimbing, dan menularkan ilmunya," tuturnya.
Ia juga menitipkan pesan mendalam kepada para wisudawan agar selalu menjaga nama baik almamater. "Jaga nama baik alumni di mana pun kalian melanjutkan pendidikan, angkat derajat dan harumkan nama Nahdlatul Wathan," pesan Bapak Asep.
Apresiasi Tinggi dari Pengawas Sudin Pendidikan
Ibu Dra. Almarisa Siburian, MM selaku Pengawas Sekolah dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah Jakarta Timur 1, memberikan pujian luar biasa terhadap kualitas lulusan. Beliau mengaku kagum melihat siswa SMP yang sudah mahir berpidato bahasa Inggris tanpa teks.
"Sekolah di Nahdlatul Wathan ini paket lengkap; agamanya dapat, bahasanya bagus, dan karakter imannya terbentuk. Luar biasa, lulusan SMA tahun ini saja sudah ada 4 orang yang berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi dari total 25 siswa. Ini membuktikan kualitas kita bersaing secara nasional," tegasnya.
Tradisi Baiat dan Estafet Perjuangan
Puncak acara ditandai dengan prosesi Baiat Wisudawan, sebuah tradisi sakral turun-temurun yang memiliki sanad hingga pendiri Nahdlatul Wathan, Pahlawan Nasional TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid. Di hadapan para guru dan orang tua, para lulusan berikrar untuk tetap bertaqwa, berbakti kepada orang tua, dan setia mengamalkan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah.
Pimpinan yayasan menegaskan bahwa baiat ini adalah pengikat batin. "Kami meminjamkan Nahdlatul Wathan ini kepada kalian, agar suatu saat kalian menjadi bintang-bintang yang menerangi bumi di mana pun kalian berpijak," pesannya dalam suasana penuh khidmat.
Daftar Lulusan Terbaik Tahun Pelajaran 2025/2026
Jenjang Madrasah Diniyah (MD) Zaina Zahratus Syifa (putri Bapak Ringgo), disusul oleh Farhana Tazkyatun Nufus (putri Bapak Khatibul Umam) di posisi kedua, dan Faizan Nawawi (putra Bapak M. Nawawi Dasir) di posisi ketiga.
Jenjang TK Muhammad Rayyan Ardian, Segara Kalandra Sidharta, Abidah Rauhun Ridwan, Siti Izzatunnisa, Manda Aulia Putri, dan Elvano Al Ghifari.
Jenjang Sekolah Dasar Islam (SDI) Kelas Unggulan: Peringkat pertama diraih oleh Raisa Zahwa Adina dengan nilai 98,75, peringkat kedua Zaina Zahratussyifa (98,00), dan peringkat ketiga Farhana Tazkyatun Nufus (97,25). Kelas Reguler (6A): Peringkat diraih oleh Naira Nur Arrasid, Naazneen Alaydrus, dan Nisriina Bashiiroh. Kategori Tahfiz: Lulusan terbaik diraih oleh Zaina Zahratussyifa, Khanza Mawadddah Ahmad, dan Juni Rusvina.
Jenjang SMP Peringkat siswa terbaik diraih oleh Shazia Qurratuain (IX A), Reza Al Mudzakir (IX B), Siti Khoirunnisa (IX A), Suci Rahmawati (IX A), Felisia Rahmawati (IX C), dan Husen Alatas (IX D).
Jenjang SMA Kelas XII-1: Diraih oleh Elsa Aini Arfah Nurfadilah (putri Bapak Asep Ali Irwan), Alif Maulana, dan Nofia Telefansa Buamona. Kelas XII-2: Diraih oleh Syifa Salsabilla Syahwa, Efifatus Sholeha, dan Syaima Ghaida.
Acara yang berlangsung hingga siang hari ini ditutup dengan doa bersama. Pihak yayasan juga mengumumkan bahwa stand PPDB telah resmi dibuka di area sekretariat belakang bagi wali murid yang ingin mendaftarkan putra-putrinya guna melanjutkan estafet pendidikan di Yayasan Nahdlatul Wathan Jakarta. (Red/SinarLIMA)
Comments
Post a Comment