Semarak Ramadan, SMP Nahdlatul Wathan Jakarta Gelar Tadarus Al-Qur’an Selama Tiga Hari Berturut-turut
Semarak Ramadan, SMP Nahdlatul Wathan Jakarta Gelar Tadarus Al-Qur’an Selama Tiga Hari Berturut-turut
Jakarta — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan dan kemuliaan, SMP Nahdlatul Wathan Jakarta menyelenggarakan kegiatan tadarus Al-Qur’an selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu hingga Jumat, 4–6 Februari 2026, bertempat di Masjid Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Jakarta, dimulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB.
Kegiatan tadarus ini diikuti oleh seluruh siswa dengan pembagian jadwal berdasarkan kelas. Pada hari Rabu, tadarus diikuti oleh siswa kelas 9A, 9B, 9C, dan 9D. Selanjutnya pada hari Kamis diikuti oleh kelas 8A, 8B, dan 8C, serta pada hari Jumat diikuti oleh siswa kelas 7A, 7B, dan 7C. Pembagian ini dilakukan guna menjaga kekhusyukan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kepala SMP Nahdlatul Wathan Jakarta, H.M. Sarbini, S.Ag., dalam keterangannya kepada media menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat mulia, yakni memanfaatkan momentum Ramadan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an dengan memperbanyak interaksi bersama kitab suci tersebut.
“Melalui tadarus Al-Qur’an ini, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk akhlak Qurani yang menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan harapan besar agar ayat-ayat suci yang dibaca menjadi syafaat bagi para siswa di hari akhir kelak. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.”
(HR. Muslim)
Berdasarkan pantauan media SinarLIMA, kegiatan tadarus ini berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan penuh kekhidmatan. Para siswa tampak menikmati setiap lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca bersama, dengan fokus pada bacaan Juz Amma, dimulai dari Surah An-Naba hingga Surah An-Nas.
Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar positif dalam membentuk karakter spiritual siswa di tengah tantangan zaman. Al-Qur’an sebagai kalam Allah tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga petunjuk hidup yang mampu menenangkan hati, menuntun pikiran, serta memberikan kebahagiaan dan ketenteraman dalam kehidupan.
Pelaksanaan tadarus berjalan dengan rapi dan maksimal berkat pengawasan langsung dari para dewan guru yang turut membimbing dan memastikan kegiatan berlangsung sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Dengan semangat Ramadan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, SMP Nahdlatul Wathan Jakarta terus berkomitmen mencetak generasi Qurani yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Jayalah SMP Nahdlatul Wathan Jakarta, bersama Al-Qur’an hidup terasa lebih indah, berkah, dan penuh kemudahan.
Penulis: Marolah Abu Akrom/Ust Amrullah (Jurnalis media SinarLIMA, guru BK SMP Nahdlatul Wathan Jakarta dan SMP Laboratorium Jakarta)

Comments
Post a Comment