Mempererat Ukhuwah di Bulan Syawal: PW NWDI DKI Jakarta Sowan ke Kediaman Sesepuh Tokoh Lombok di Jakarta
Mempererat Ukhuwah di Bulan Syawal: PW NWDI DKI Jakarta Sowan ke Kediaman Sesepuh Tokoh Lombok di Jakarta
JAKARTA SELATAN – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (27/03/2026). Di tengah kekhusyukan bulan Syawal, Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PW NWDI) DKI Jakarta, Dr. H. Muslihan Habib, MA, bersama Sekretaris Umum, Ust. H. M. Husni Haris, S.Sos, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh sesepuh masyarakat Lombok di Jakarta, Ayahanda Mik H. Lalu Alwi, SE.
Momentum Saling Memaafkan
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ruang untuk saling membuka diri dan memaafkan atas segala khilaf dalam pergaulan sehari-hari.
"Alhamdulillah, malam ini kami bersilaturahmi dengan sesepuh kita, Ayahanda Mik H. Lalu Alwi. Ini adalah momentum terbaik untuk saling memaafkan setelah sebulan penuh berpuasa dan merayakan kemenangan pekan lalu," ujar Dr. Muslihan.
Menyerap Kearifan sang Maestro Diaspora
Sebagai sosok yang telah lama berdiaspora di Ibu Kota, Mik H. Lalu Alwi bukan sekadar sesepuh, melainkan sumur ilmu dan pengalaman bagi warga asal Pulau Seribu Masjid di Jakarta. Silaturahmi ini juga dimanfaatkan pengurus PW NWDI DKI Jakarta untuk melakukan sharing mengenai perkembangan organisasi.
Arahan dan dukungan moral dari Mik Alwi dinilai sangat krusial bagi keberlangsungan program-program NWDI ke depan. Menanggapi kedatangan tamu istimewa tersebut, Mik Alwi menyambut dengan senyum ramah dan keterbukaan yang luar biasa. Baginya, kunjungan dua tokoh muda ini merupakan suatu kehormatan sekaligus penyemangat.
Keberkahan Silaturahmi: Lapang Rezeki, Panjang Umur
Pertemuan malam itu ditutup dengan jamuan makan dan minum yang disajikan Mik Alwi sebagai bentuk rasa syukur. Mengutip sabda Rasulullah SAW, Ust. H. M. Husni Haris mengingatkan bahwa silaturahmi adalah kunci pembuka pintu rezeki dan perpanjangan usia.
"Bulan Syawal seringkali menjadi jembatan bagi mereka yang terpisah oleh jarak dan kesibukan. Melalui silaturahmi ini, hubungan yang sempat renggang disatukan kembali dalam ikatan kasih sayang yang mendalam," ungkap Ust. Husni.
Harapan ke Depan
PW NWDI DKI Jakarta berharap tradisi ini tidak hanya berhenti di bulan Syawal, tetapi terus dibudayakan di bulan-bulan berikutnya. Harapannya, kedekatan personal yang terbangun malam ini dapat memperkokoh persaudaraan sesama umat Islam (Ukhuwah Islamiyah) dan membawa keberkahan bagi masyarakat luas.

Comments
Post a Comment