Peringatan Isra Mi’raj 1447 H Digelar Khidmat di Lingkungan Yayasan Pendidikan Acprilesma

 



Peringatan Isra Mi’raj 1447 H Digelar Khidmat di Lingkungan Yayasan Pendidikan Acprilesma


Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026 — Yayasan Pendidikan Acprilesma menyelenggarakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ Tahun 1447 Hijriyah yang diikuti oleh seluruh unit pendidikan di bawah naungannya, yakni TK, SD, SMP, dan SMK Laboratorium Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB bertempat di Aula Graha Acprilesma Lantai 1, dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta penuh kekhidmatan.

Acara dipandu secara tertib oleh MC Ustadz Ahmad Faizal, S.Pd, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan khusyuk. Kegiatan diawali dengan pembacaan basmalah, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil yang dipimpin oleh Habib Muhammad Nuh. Suasana religius semakin terasa saat dilanjutkan dengan pembacaan kisah Maulid Nabi yang dipimpin oleh Tim Hadroh SMK Laboratorium Jakarta.

Selanjutnya dibacakan ayat suci Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 1–3 oleh Zaratussyita dengan tilawah oleh Anindya. Pembacaan ayat suci ini menjadi doa dan harapan agar kegiatan Isra Mi’raj tersebut mendapatkan keberkahan sempurna karena diliputi oleh mukjizat kalam Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMK Laboratorium JakartaBapak Momon Darmawan, S.Pd, yang mewakili seluruh kepala sekolah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan guru, serta karyawan yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan Isra Mi’raj ini. Beliau berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sumber inspirasi bagi peserta didik dalam menjaga adab, membangun interaksi yang positif, serta memperkuat kebersamaan dan sinergi seluruh elemen sekolah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan AcprilesmaDr. Satria Ghaibi Saputra, S.Ap., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan kedisiplinan, khususnya melalui ibadah salat yang menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia.

Memasuki acara inti, para hadirin mendapatkan tausiyah dari Ustadz Dwi Santoso, S.Pd.Gr, guru Pendidikan Agama Islam SMP Laboratorium Jakarta. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama peristiwa Isra Mi’raj adalah diterimanya perintah salat lima waktu secara langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, tanpa perantara. Hal ini menunjukkan betapa agung dan pentingnya kedudukan salat dalam kehidupan seorang muslim.

Ustadz Dwi Santoso juga mengaitkan peristiwa Isra Mi’raj dengan pembentukan keimanan, penguatan akhlak, serta pembangunan karakter yang kokoh dan beradab. Dengan gaya bahasa yang santun, mudah dipahami, serta didukung presentasi visual melalui layar monitor besar, beliau menjelaskan bahwa Isra Mi’raj dapat dipandang sebagai peristiwa luar biasa yang mengandung pesan “teknologi ilahi” atas izin Allah, di mana Rasulullah ﷺ mampu menempuh perjalanan yang tidak dapat dijangkau makhluk mana pun, bahkan para malaikat.

Dari peristiwa tersebut, umat manusia diajak untuk mengambil pelajaran bahwa kemajuan teknologi di zaman modern dapat memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas. Namun, Ustadz Dwi Santoso mengingatkan agar kemudahan dan kecanggihan teknologi—seperti penggunaan gawai—tidak melalaikan manusia dari kewajiban utama, yaitu salat lima waktu. Dalam salat terdapat ketenangan, kebaikan, dan keberkahan yang sempurna. Salat juga mendidik manusia agar disiplin, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang kuat, sejalan dengan semboyan Sekolah Laboratorium Jakarta: “Berakhlak Mulia, Siap Mendunia.”

Para jamaah dan hadirin yang terdiri dari peserta didik, kepala sekolah, guru, serta karyawan menyimak ceramah dengan penuh perhatian. Di akhir tausiyah, Ustadz Dwi Santoso berdoa agar salat senantiasa ditegakkan hingga akhir hayat dan menjadi sumber kekuatan lahir dan batin dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Setelah ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ Tahun 1447 Hijriyah. Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh unit pendidikan TK, SD, SMP, dan SMK Laboratorium Jakarta. Setiap unit mengirimkan tiga peserta yang diuji hafalannya oleh dua dewan juri, yaitu Habib Muhammad Nuh dan Ustadz Marolah Abu Akrom.

Alhamdulillah, lomba tahfidz berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh hadirin. Dewan juri menyampaikan bahwa secara umum kualitas hafalan para peserta sudah baik, meskipun masih perlu peningkatan dalam penerapan hukum-hukum tajwid. Para pemenang juara 1, 2, dan 3 kemudian diumumkan dan hadiah diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Acprilesma, Dr. Satria Ghaibi Saputra, S.Ap., M.Si., sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para peserta didik.

Rangkaian acara ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Ustadz Yusmanto, S.S, selaku Kepala SMP Laboratorium Jakarta. Dalam doanya, beliau memohon agar Sekolah Laboratorium Jakarta dan Yayasan Pendidikan Acprilesma senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Beliau juga berdoa agar seluruh civitas akademika mendapatkan kesejahteraan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, sehingga Sekolah Laboratorium Jakarta dari TK hingga SMK terus berkembang, eksis, dan memberi manfaat sepanjang masa.

Marolah Abu Akrom (Jurnalis media SinarLIMA dan guru BK SMP Laboratorium Jakarta)

Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jum’at Edisi 19 Desember 2025 “Hidup Tergantung Prasangka"

Khutbah Jum'at Edisi 11 April 2025 "Halal Bihalal Dan Funsinya"

Khutbah Jum’at Edisi 3 Oktober September 2025 "Hakikat Hidup Adalah Ujian"