Yayasan Pendidikan Acprilesma: Meneguhkan Ikhlas, Merawat Amanah, Mencetak Generasi Berakhlak Mulia
Yayasan Pendidikan Acprilesma: Meneguhkan Ikhlas, Merawat Amanah, Mencetak Generasi Berakhlak Mulia
Sinar5News.com | Megamendung — Rapat Kerja (Raker) Yayasan Pendidikan Acprilesma yang digelar selama dua hari, 2–3 Januari 2026, di Jalan Raya Puncak Pass KM 17, Cipayung Datar, Megamendung, Jawa Barat, menjadi ruang perenungan sekaligus penguatan ruh perjuangan bagi seluruh insan pendidik Sekolah Laboratorium Jakarta.
Di hari pertama pelaksanaan Raker, Ketua Yayasan Pendidikan Acprilesma, dr. Satria Ghaibi Saputra, S.AP., M.Si, menyampaikan pesan yang begitu menyentuh relung hati peserta. Ia menegaskan bahwa menjadi pendidik bukan sekadar menjalankan rutinitas kerja, melainkan mengemban amanah besar yang kelak akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
“Berjuang di dunia pendidikan membutuhkan kesungguhan, dedikasi tinggi, dan keikhlasan yang utuh. Mengabdi di Sekolah Laboratorium Jakarta bukan tentang lelah atau keluh kesah, tetapi tentang memberi yang terbaik bagi putra-putri bangsa,” tuturnya penuh ketenangan.
Ia menekankan bahwa anak-anak didik hari ini adalah generasi penerus perjuangan bangsa dan agama. Mereka harus disiapkan bukan hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan nilai-nilai iman, adab, dan akhlak mulia agar kelak tumbuh menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.
Dalam arahannya, dr. Satria mengajak seluruh peserta Raker untuk menata kembali niat dan meluruskan tujuan pengabdian. Menurutnya, ukuran keberhasilan sejati bukan terletak pada besarnya materi yang diperoleh, melainkan pada keberkahan yang Allah hadirkan dalam kehidupan.
“Gaji mungkin tidak seberapa, tetapi jika di dalamnya ada keberkahan, maka hidup akan terasa lapang, tenang, dan penuh kemudahan. Sebaliknya, kemewahan tanpa keberkahan justru bisa menjadi sumber kesengsaraan di masa depan,” ungkapnya.
Para peserta raker penuh semangat dan antusias menerima materi dari ketua Yayasan Pendidikan Acprilesma
Ia juga menekankan pentingnya ketulusan dan kesucian niat dalam setiap langkah perjuangan. Para pendidik diminta untuk tidak pernah berhenti belajar, terus meng-upgrade diri, mengikuti perkembangan ilmu terkini, berinovasi, serta mengoptimalkan potensi yang telah Allah titipkan.
“Jangan pernah puas dengan ilmu yang kita miliki hari ini. Dunia terus bergerak, dan pendidik harus selalu selangkah lebih maju. Tunjukkan bahwa kita adalah insan-insan pendidik yang tidak pernah lelah mengabdi,” pesannya.
Lebih jauh, dr. Satria menegaskan bahwa masa depan anak-anak didik sangat bergantung pada bagaimana para pendidik membentuk mereka hari ini. Jika pendidikan dilandasi nilai adab dan akhlak mulia, maka generasi yang lahir pun akan memiliki karakter yang kuat dan bermartabat.
Sebagai arah besar pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Acprilesma, ia kembali menggaungkan visi “Berakhlak Mulia Siap Mendunia” sebagai ciri khas utama Sekolah Laboratorium Jakarta. Visi ini akan terus diperjuangkan dan ditanamkan kepada seluruh peserta didik sebagai fondasi membangun generasi berkarakter global tanpa kehilangan nilai luhur.
Menutup arahannya, dr. Satria mengingatkan kembali misi agung Rasulullah SAW yang diutus ke muka bumi, yakni untuk menyempurnakan akhlak manusia. Nilai inilah yang harus menjadi ruh, jiwa, dan napas panjang perjuangan pendidikan di lingkungan Yayasan Pendidikan Acprilesma.
Raker ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan spiritual dan moral bagi seluruh insan pendidik untuk terus melangkah dengan hati yang ikhlas, niat yang lurus, dan semangat pengabdian yang tak pernah padam demi melahirkan generasi berakhlak mulia dan siap mendunia.
Diliput oleh Redaktur media SinarLIMA (Sinar5News.com), Marolah Abu Akrom/Ust. Amrullah

Comments
Post a Comment