Syair Inspiratif Ke-757 SinarLIMA Kembali Tayang Karya: Abu Akrom
Syair Inspiratif Ke-757
SinarLIMA Kembali Tayang
Karya: Abu Akrom
Alhamdulillah media kita
Media SinarLIMA tercinta
Setelah dua pekan tidak bersua
Kerinduan pun terasa nyata
Kini media SinarLIMA
Kembali tayang penuh bahagia
Melanjutkan amanah mulianya
Mencerdaskan kehidupan bangsa
Apresiasi setinggi tingginya
Untuk Pemred dan seluruh kru media
Untuk admin yang setia bekerja
Merawat SinarLIMA sepenuh jiwa
Semoga Allah senantiasa
Menolong pengurus SinarLIMA
Setiap kendala yang ada
Diberi solusi terbaik Nya
Semoga berkah Allah yang sempurna
Mengalir deras tiada putusnya
Untuk pengurus dan kru yang setia
Atas pengabdian di SinarLIMA
Bekasi 3 Sya'ban 1447 H
23 Desember 2025 M
Berikut penjabaran setiap bait dari Syair Inspiratif Ke-757 yang disusun mengalir, reflektif, dan meresap, dengan bahasa mudah dipahami serta tetap setia pada ruh syair karya Abu Akrom
Penjabaran Bait Pertama
Alhamdulillah media kita
Media SinarLIMA tercinta
Setelah dua pekan tidak bersua
Kerinduan pun terasa nyata
Bait ini dibuka dengan ungkapan syukur kepada Allah, menandakan bahwa keberadaan media SinarLIMA dipandang sebagai nikmat yang patut disyukuri. Ketika media ini sempat tidak tayang selama dua pekan, muncul rasa kehilangan dan rindu dari para pembaca maupun pengelolanya. Hal ini menunjukkan bahwa SinarLIMA telah memiliki ikatan emosional dengan khalayaknya, bukan sekadar media informasi, tetapi juga sahabat literasi dan pencerahan.
Penjabaran Bait Kedua
Kini media SinarLIMA
Kembali tayang penuh bahagia
Melanjutkan amanah mulianya
Mencerdaskan kehidupan bangsa
Bait ini menegaskan kebahagiaan kolektif atas kembalinya SinarLIMA ke ruang publik. Media tidak hanya hadir untuk mengabarkan peristiwa, tetapi mengemban amanah luhur, yakni ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Kata “amanah” memberi makna bahwa tugas jurnalistik dan literasi adalah tanggung jawab moral yang harus dijalankan dengan kesungguhan dan integritas.
Penjabaran Bait Ketiga
Apresiasi setinggi tingginya
Untuk Pemred dan seluruh kru media
Para admin yang setia bekerja
Merawat SinarLIMA sepenuh jiwa
Bait ini berisi penghargaan dan pengakuan terhadap kerja kolektif di balik layar. Pemred, kru, dan admin disebut secara khusus sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka. Kata “merawat” menunjukkan bahwa media bukan hanya dikelola secara teknis, tetapi dijaga dengan hati, komitmen, dan keikhlasan agar tetap hidup, berkualitas, dan berkelanjutan.
Penjabaran Bait Keempat
Semoga Allah senantiasa
Menolong pengurus SinarLIMA
Setiap kendala yang ada
Diberi solusi terbaik Nya
Bait ini merupakan doa yang tulus dan realistis. Disadari bahwa perjalanan mengelola media tentu tidak lepas dari berbagai kendala. Oleh karena itu, harapan sepenuhnya digantungkan kepada pertolongan Allah. Bait ini mengajarkan sikap tawakal, optimisme, dan keyakinan bahwa setiap masalah pasti memiliki jalan keluar jika diiringi usaha dan doa.
Penjabaran Bait Kelima
Semoga berkah Allah yang sempurna
Mengalir deras tiada putusnya
Untuk pengurus dan kru yang setia
Atas pengabdian di SinarLIMA
Bait penutup menegaskan harapan akan keberkahan yang berkelanjutan. Bukan sekadar keberhasilan materi atau popularitas, tetapi keberkahan yang membawa kebaikan, ketenangan, dan manfaat luas. Pengabdian para pengurus dan kru dipandang sebagai amal, sehingga layak mendapatkan balasan terbaik dari Allah.
Makna Utuh Syair
Secara keseluruhan, syair ini bukan hanya perayaan kembalinya sebuah media, tetapi juga:
ungkapan syukur
penguatan semangat literasi
penghargaan atas kerja kolektif
doa dan harapan keberlanjutan
Syair ini menempatkan media sebagai ladang pengabdian, bukan semata-mata sarana informasi, melainkan bagian dari perjuangan mencerdaskan dan menebarkan nilai kebaikan.

Comments
Post a Comment