Masjid Darul Musafirin Terminal Pulogebang Gelar Kultum Harian, Senin Diisi Asatidz Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta
Masjid Darul Musafirin Terminal Pulogebang Gelar Kultum Harian, Senin Diisi Asatidz Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta
Jakarta Timur — Masjid Darul Musafirin yang berada di kawasan Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, secara konsisten menyelenggarakan kegiatan kuliah tujuh menit (kultum) setiap hari setelah salat Zuhur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan bagi jamaah, khususnya para musafir, pekerja terminal, dan masyarakat sekitar.
Khusus hari Senin, pelaksanaan kultum diisi oleh para pengasuh dan asatidz Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta. Penugasan penceramah dilakukan secara bergiliran berdasarkan jadwal resmi yang disusun oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Darul Musafirin, sesuai arahan H. Christianto, ADT, MT selaku Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang Jakarta Timur.
Jadwal kultum telah disusun untuk jangka waktu satu tahun, terhitung sejak Desember 2025 hingga November 2026. Sejumlah pengasuh dan asatidz yang mendapat amanah mengisi kultum hari Senin antara lain Drs. TGKH. Muhammad Suhaidi, SQ, Dr. TGH. Muslihan Habib, MA, Ust. Bayu Sugara, S.Kom., M.Pd, Ust. Sugiatul Fathi, M.Sos.I, serta Drs. H. Muhasan. Para penceramah tersebut tampil secara bergiliran sesuai tanggal yang telah ditetapkan.
Materi kultum difokuskan pada penguatan akidah, pembinaan akhlak, serta penerapan adab-adab Islami dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, jamaah diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam secara nyata, sehingga kehadirannya memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Selain sebagai sarana pembinaan umat, keterlibatan para pengasuh dan asatidz Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta juga memperkuat peran pesantren dalam menyuarakan dakwah Islam yang moderat dan berorientasi pada kemaslahatan. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pesantren untuk turut berkontribusi dalam pembinaan umat di ruang publik sekaligus memperkenalkan peran pendidikan pesantren dalam mencetak kader-kader masa depan yang berakhlak dan berdaya saing.
Pengurus DKM Masjid Darul Musafirin berharap kegiatan kultum harian ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari penguatan nilai spiritual di kawasan Terminal Terpadu Pulogebang, serta mempererat sinergi antara pengelola terminal, masjid, dan lembaga pendidikan keagamaan.
Diliput oleh Redaktur media SinarLIMA (Sinar5News.com), Marolah Abu Akrom/Ust. Amrullah

Comments
Post a Comment