Khutbah Jum’at Edisi, 2 Januari 2026 “Menyambut Tahun 2026 dengan Muhasabah, Syukur, dan Tekad Perbaikan Diri”
Khutbah Jum’at Edisi, 2 Januari 2026 “Menyambut Tahun 2026 dengan Muhasabah, Syukur, dan Tekad Perbaikan Diri”
بِسْمِ اللهِ وَبـِحَمْدِهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ وَكَفٰى، وَسَلاَمٌ عَلٰى عِبَادِهِ الَّذِيْنَ اصْطَفٰى. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللهُمّ صَلِّ وَسَلّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ, اَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ اللهِ، اُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فىِ الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. اَللّٰهُمَّ اَصْلِحْ اُمَّةَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَفَرِّجْ عَنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَارْحَمْ اُمَّةَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَانْشُرْ وَاحْفَظْ نـَهْضَةَ الْوَطَنِ فِى الْعَالَمِيْنَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan semesta alam. Dialah yang telah melimpahkan kepada kita nikmat iman, nikmat Islam, nikmat kesehatan, dan nikmat umur, sehingga pada hari ini kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul di rumah-Nya, menunaikan ibadah Jumat, serta menyongsong datangnya tahun baru 2026.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarga beliau, para sahabat, para tabi’in, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Pada kesempatan yang mulia ini, khatib berwasiat kepada diri khatib pribadi dan kepada seluruh jamaah sekalian, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya, baik dalam keadaan lapang maupun sempit, baik secara lahir maupun batin.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Kita patut bersyukur sedalam-dalamnya, karena datangnya tahun baru 2026 adalah anugerah besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tidak semua manusia diberi kesempatan untuk sampai pada tahun ini. Banyak saudara-saudara kita yang pada tahun 2025 lalu masih bersama kita, namun kini telah dipanggil menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Maka ketika Allah masih memanjangkan umur kita, sesungguhnya itu adalah kesempatan emas untuk bermuhasabah dan memperbaiki diri, bukan sekadar pergantian angka tahun.
Tahun 2025 yang telah kita lewati adalah perjalanan kehidupan yang penuh warna. Ada kebahagiaan yang patut kita syukuri, ada kesedihan yang harus kita sabari, ada keberhasilan yang perlu kita jaga, dan ada kepahitan yang harus kita jadikan pelajaran. Semua itu adalah bagian dari sunnatullah yang sarat dengan hikmah bagi orang-orang yang beriman.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ
“Dan hari-hari itu Kami pergilirkan di antara manusia.”
(QS. Ali ‘Imran: 140)
Apabila pada tahun lalu kita banyak diuji dengan kesulitan, kegagalan, dan masalah kehidupan, maka tahun 2026 ini hendaknya kita sambut dengan kesabaran dan tekad untuk bangkit memperbaiki diri. Jangan biarkan ujian menjauhkan kita dari Allah, tetapi jadikan ujian sebagai sarana untuk semakin mendekat kepada-Nya.
Namun apabila pada tahun lalu Allah melimpahkan kepada kita nikmat berupa rezeki, kesehatan, ketenangan, dan berbagai keberhasilan, maka jangan sampai nikmat itu melalaikan kita dari mengingat Allah. Nikmat harus disyukuri, dijaga, dan dimanfaatkan dalam ketaatan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’”
(QS. Ibrahim: 7)
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Dalam ajaran Islam, kita tidak diajarkan menyambut tahun baru dengan hura-hura dan pemborosan. Menghambur-hamburkan harta untuk hal yang tidak bermanfaat, menyalakan petasan dan kembang api yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain, bukanlah cerminan akhlak seorang mukmin.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
“Sesungguhnya orang-orang yang boros itu adalah saudara-saudara setan.”
(QS. Al-Isra: 27)
Islam tidak melarang rasa gembira, namun kegembiraan seorang mukmin harus dibingkai dengan adab, tanggung jawab, dan kemanfaatan. Cara terbaik menyambut tahun baru 2026 adalah dengan niat yang lurus, semangat baru, dan tekad yang kuat untuk mengisi umur dengan amal-amal yang diridhai Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ
“Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya, untuk apa ia habiskan.”
(HR. Tirmidzi)
Oleh karena itu, marilah kita jadikan tahun 2026 sebagai tahun peningkatan ibadah. Perbaiki shalat kita, hidupkan zikir kita, dekatkan diri dengan Al-Qur’an, dan perbanyak amal saleh.
Jadikan pula tahun ini sebagai tahun menuntut ilmu, karena ilmu adalah cahaya yang akan membimbing amal kita agar sesuai dengan tuntunan syariat.
Dan yang tidak kalah penting, jadikan tahun ini sebagai tahun taubat dan perbaikan diri. Jangan biarkan dosa-dosa menumpuk dan mengeraskan hati, karena dosa yang tidak ditaubati akan membawa kesempitan hidup di dunia dan penyesalan di akhirat.
Rasulullah ﷺ bersabda:
كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
“Setiap anak Adam pasti berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang bertaubat.”
(HR. Tirmidzi)
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Bisa jadi tahun 2026 adalah tahun terakhir dalam kehidupan kita, dan tahun berikutnya kita hanya tinggal nama. Maka marilah kita manfaatkan kesempatan hidup ini dengan ketaatan, kejujuran, amanah, dan memberi manfaat bagi sesama.
Semoga khutbah Jumat yang disampaikan pada hari ini mampu mencerahkan hati, jiwa, dan akal kita, sehingga kita dapat mengisi hari-hari dalam tahun 2026 ini dengan hal-hal yang bermanfaat dan sesuai dengan syariat agama Islam. Aamiin yaa Rabbal ‘Aalamiin.
أقول قولي هذا، وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْر الْحَكِيمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم.
Khutbah II
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا.
أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلـمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلي وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَـهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلـمُؤْمِنَاتِ وَاْلـمُسْلِمِيْنَ وَاْلـمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلـمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلـمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلـمُوَحِّدِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلـمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلـمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلـمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر.
Bekasi, 12 Rajab 1447 H/1 Januari 2026 M
Penulis : Marolah Abu Akrom Hp. 087887270732 (Jurnalis media SinarLIMA/Sinar5News.com, guru BK SMP Nahdlatul Wathan Jakarta, guru BK SMP Laboratorium Jakarta dan staf pengajar Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta

Comments
Post a Comment