Dalam Rangka HUT NTB ke-67, Gubernur Harun Al Rasyid Hadiri Pergelaran Budaya NTB di TMII

 


Dalam Rangka HUT NTB ke-67, Gubernur Harun Al Rasyid Hadiri Pergelaran Budaya NTB di TMII


JAKARTA — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Barat ke-67, Pemerintah Provinsi NTB menggelar Pergelaran Pesona Budaya NTB di Anjungan NTB, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini dihadiri Harun Al Rasyid, Gubernur NTB periode 1998–2003, dan menjadi momentum penting untuk menegaskan peran budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.


Pergelaran budaya ini menghadirkan kekayaan tradisi masyarakat Sasak, Sumbawa, Bima, dan Mbojo dalam satu panggung kebudayaan yang harmonis. Acara tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian seni tradisi, tetapi juga ruang perjumpaan identitas daerah yang memperkuat kebanggaan kolektif masyarakat NTB, khususnya diaspora di wilayah Jabodetabek.



Diselenggarakan oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi NTB, pergelaran ini merupakan bagian dari rangkaian resmi HUT NTB ke-67. Melalui kegiatan ini, NTB menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan budaya lokal agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.


Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi NTB, Ahmad Sukarman, menyampaikan bahwa Pesona Budaya NTB menjadi wahana strategis untuk memperkuat karakter daerah sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis budaya. Menurutnya, budaya harus diposisikan sebagai aset pembangunan yang mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat.


“Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan masa depan. Ketika budaya dirawat bersama, ia akan menjadi sumber inspirasi dan kesejahteraan,” ujarnya.


Perwakilan manajemen TMII, Dede Noriadi, mengapresiasi konsistensi Pemerintah Provinsi NTB dalam menghadirkan pergelaran budaya di TMII. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan fungsi TMII sebagai etalase budaya Nusantara dan ruang edukasi publik lintas generasi.



Dalam kesempatan yang sama, Harun Al Rasyid mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah. Ia menekankan bahwa kemajuan NTB harus berpijak pada nilai-nilai lokal, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang telah diwariskan oleh para leluhur.


Pergelaran budaya NTB dimeriahkan dengan beragam seni tradisi, antara lain Tari Oncer dari Lombok (Sasak), Tari Dadara Boto dari Sumbawa, Tari Rimpu Mantika dari Bima dan Mbojo, drama musikal legenda rakyat Cupak Gerantang, serta atraksi Peresean yang memukau pengunjung TMII.


Melalui peringatan HUT NTB ke-67 ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa budaya adalah pilar persatuan, identitas, dan kekuatan pembangunan daerah. Pergelaran Budaya NTB di TMII diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam merawat jati diri lokal di panggung nasional.


Laporan:

Redaktur Media SinarLIMA (Sinar5News.com)

Marolah Abu Akrom / Ust. Amrullah

Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jum’at Edisi 19 Desember 2025 “Hidup Tergantung Prasangka"

Khutbah Jum'at Edisi 11 April 2025 "Halal Bihalal Dan Funsinya"

Khutbah Jum’at Edisi 3 Oktober September 2025 "Hakikat Hidup Adalah Ujian"